Tradisi Unik Suku Minahasa di Manado

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak sekali suku dengan kebudayaan beragam. Tentunya dari Sabang sampai Merauke, di Indonesia sangat kaya akan suku yang jumlahnya mencapai 1.340. Kebudayaan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia inipun dari turun temurun dan masih dilestarikan agar tetap terjaga.

Berikut ini saya akan membahas tentang tradisi unik dari suku Minahasa yang ada di Manado, Sulawesi Utara, yang terletak pada bagian Timur Nusantara. Untuk anda yang penasaran dengan adat dan kebiasaan kemajemukan dari suku Minahasa yang unik.

Tentu saja selain kuliner dan wisatanya yang sangat https://sbobet.capital/ membuat orang orang kagum, tradisinya yang unik juga perlu untuk kita simak selengkapnya hanya disini sobat.

Sederet Tradisi Unik Dari Suku Minahasa di Manado

1. Tradisi Waruga

Waruga adalah tradisi pemakaman dari suku Minahasa. Waruga juga sendiripun tergolong dari 2 kata yaitu Waru berserta Ruga. Yang dimana, Waru yang bisa didefinisikan sebagai rumah dan juga Ruga artinya badan.

Jadi, apabila disebut Waruga merupakan tempat badan yang dimana roh dari badan telah kembali pada Sang Pencipta. Menurut keterangan oleh masyarakat setempat, bahwa mayat yang telah dimakamkan di dalam Waruga tersebut. Setelah itu, akan berubah dengan sendiri menjadi abu secara alami tanpa terdapatnya proses dikremasi.

Sampai sekarang suku Minahasa pun masih menjalankan tradisi Waruga, dalam tradisi ini jenazah akan dihadapkan ke bagian utara. Hal ini bertujuan untuk memberikan simbolik bahwa nenek moyang Suku Minahasa ini awalnya berasal dari bagian Utara. Selanjutnya, jenazah dikubur ke dalam sebuah bangunan batu yang dinamai dengan Waruga.

2. Mupuk Im Bene

Di Manado juga terdapat tradisi Mupuk Im Bene yang dilaksanakan sebagai bentuk cara untuk mensyukuri hasil panen besar kepada Sang Pencipta. Mupuk Im Bene adalah sebuah upacara dengan prosesi yang juga diikuti oleh para penduduk desa.

Jadi, disaat upacara Mupuk Im Bene yang satu ini login sbobet mobile sudah menjadi tradisi turun menurun dari nenek moyang ini masyarakat desa pun berkumpul pada suatu lapangan atau gereja bersama membawakan hasil panen juga. Wah, tentunya sangat unik ya sobat untuk upacara Mupuk Im Bene juga hampir sama dengan tradisi yang ada di beberapa daerah di Indonesia pada saat musim panen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *