Tradisi Suku Kalinga Di Filipina Yang Menganggap Tato Sebagai Simbol Kecantikan

Tradisi Suku Kalinga

Tradisi Suku Kalinga – Suku Kalingan merupakan suku yang berada di Filipina yang bermukim di wilayah Pegunungan Cordillera di Provinsi Kalinga, Luzon. Terdapat tradisi yang slot online terpercaya tak biasa di kehidupan masyarakat Suku Kalinga. Dalam suku ini , tato dianggap sebagai simbol kecantikan dan kejantanan. Jadi tidak heran jika hampir seluruh masyarakat di sana diwajibkan untuk ditato di hampir sekujur tubuh mereka.

Tradisi Unik Suku Kalinga Di Filipina

Uniknya , hanya ada satu orang yang diperbolehkan untuk menato para masyarakatnya. Kini orang tersebut adalah Apo Whang-Od, seorang wanita tua yang sudah berusia 101 tahun. Jika nantinya Apo Whang-od telah tiada , keponakannya yang bernama Grace Palicas yang akan meneruskan menjadi penato selanjutnya.

Biasanya orang suku Kalinga akan menato tubuhnya ketika ia sudah beranjak dewasa sebagai tanda kematangan. Setiap tato yang dibaut pun mengandung arti tersendiri. Untuk wanita misalnya , tato dianggap sebagai perhiasan. Biasanya para wanita akan menato bagian lengannya dengan motif garis-garis dan juga di lehernya dengan bentuk kalung.

Wanita suku Kalinga yang telah ditato menandakan jika dirinya sudah siap untuk menikah. Tato yang ada di tubuh mereka dipercaya dapat menambah kecantikan dari wanita tersebut untuk menarik perhatian mata para lelaki. Bahkan suku Kalinga percaya jika ada wanita dewasa yang tidak mau menato tubuhnya, maka tidak ada pria yang mau menikahinya.

Sedangkan untuk para pria , tato merupakan simbol kejantanan dan kebanggaan. Para pria suku Kalinga biasanya menato bagian perut hingga dada, lengan dan punggung mereka. Semakin banyak tato di tubuh seorang pria , maka semakin tinggi pula status pria tersebut di Suku Kalinga.

Tradisi Unik Suku Kalinga di Filipina, Menato Tubuh Sebagai Simbol Kecantikan (3)

Umumnya motif tato Suku Kalinga didominasi dengan garis dan tidak ada simbol hewan. Alat yang digunakan pun masih sangat tradisional sehingga rasa sakit tentu tidak akan terhindarkan lagi ketika di tato. Setelah ditato, tubuh mereka akan membengkak hingga dua minggu.

Menurut sejarah yang beredar , tradisi menato suku Kalinga sudah ada sejak 1.000 tahun lalu. Sehingga kini ketika banyak pelancong yang berkunjung ke sana, tak usah heran bila bertemu warga dengan berbagai macam tato di tubuhnya.

Hingga saat ini masyarakat dari suku Kalinga masih memegang erat tradisi unik ini. Bahkan keunikan ini sudah menjadi daya tarik para pelancong untuk datang langsung ke Kalinga. Bahkan tidak sedikit dari para pelancong yang ke sana untuk ditato oleh Apo Whang-Od.

Nah tradisi dari suku Kalinga selain mentato tubuh agar terlihat cantik, mereka suka main di Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya yang memiliki hadiah terbesar.

No Comments

Asal Muasal Suku Dayak

Suku Dayak

Suku Dayak – Kata Dayak berasal dari kata “Tenaga” yang artinya hulu, untuk menceritakan masyarakat yang tinggal di pedalaman atau perhuluan Kalimantan biasanya dan Kalimantan Barat di beberapa daftar daerah Kalimantan. Ada beraneka anggapan perihal asal-usulan orang Dayak, namun setakat ini belum ada yang betul-betul memuaskan.

Melainkan, anggapan yang diterima biasa mengucapkan bahawa orang Dayak yakni salah satu kategori asli terbesar dan tertua yang mendiami pulau Kalimantan (Tjilik Riwut 1993: 231). Gagasan perihal penduduk asli ini didasarkan pada teori migrasi penduduk ke Kalimantan dimana tidak ada pengetahuan tentang judi online di era saat itu.

Read More

No Comments

Sejarah Suku Kazakh , Suku Yang Berburu Dengan Elang Emas

Sejarah Suku Kazakh

Sejarah Suku Kazakh – Negara Kazakhstan berasal dari kata Qaz dan Taz dalam bahasa Turki yang memiliki arti pengelana dan tanah yang dapat diartikan secara umum slot 888 sebagai tanah para pengelana. Negara ini memiliki banyak kesamaan budaya dan ras dengan Mongolia.

Salah satu suku yang terkenal di Kazakhstan adalah suku Kazakh , suku yang memiliki tradisi unik dalam berburu. Pasalnya para warganya selalu menggunakan elang emas yang telah dijinakkan untuk membantu mereka dalam berburu. Tradisi berburu bersama dengan elang emas ini telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Menurut sejarah , suku Kazakh berasal dari keturunan kelompok-kelompok pribumi Turki, Mongol dan Indo-Iran dan Hun. Suku ini menempati kawasan yang membentang dari Daftar Slot Online Siberia di bagian timur hingga Laut Hitam di bagian barat. Banyak dari mereka yang tinggal di daerah pegunungan terpencil daerah Pegunungan Altai.

Sejak abad ke-19 , suku Kazakh dikenal sebagai suku yang suka menjelajahi pegunungan dan lembah Mongolia barat untuk berburu dan lainnya. Tak jarang juga mereka berpindah tempat dari Kazakhstan, Mongolia bahkan hingga provinsi Xinjiang di Cina.

Ketika berburu , suku Kazakh selalu berkelompok dan ditemani dengan seekor elang emas di tangan mereka. Mereka biasanya mencari mangsa di sekitar pegunungan seperti kelinci, marmut, rubah, dan bahkan serigala untuk diambil bulunya.

Mengenal Suku Kazakh, Para Pemburu yang Berteman dengan Elang Emas di Kazakhstan (3)

Bulu bulu hewan tersebut merupakan bagian integral dari pakaian tradisional Kazakh. Ini yang menjadi hal ikonik lainnya dari suku Kazakh yang selalu menggunakan pakaian berbulu yang diambil dari hewan buruan mereka.

Selain memiliki tradisi berburu yang cukup unik , suku Kazakh juga memiliki tradisi sejarah lisan. Mereka bersandar pada klan mereka dan mengingat setidaknya tujuh generasi nama-nama leluhur mereka agar mereka tidak lupa dari mana mereka berasal.

Mengenal Suku Kazakh, Para Pemburu yang Berteman dengan Elang Emas di Kazakhstan (5)

Tradisi suku Kazakh yang diperkirakan sudah ada sejak 6000 tahun lalu ini sempat hampir punah. Maka dari itu , para warganya membuat kontes berburu dengan elang emas untuk mempertahankan tradisi mereka. Nantinya para peserta akan melepas elang mereka untuk berburu seekor kelinci.

No Comments

Mengenal Sejarah Suku Aztec

Mengenal Sejarah Suku Aztec

Aztek ialah peradaban Mesoamerika yang berkembang di area tengah Meksiko terhadap zaman Pascaklasik semenjak 1300 sampai 1521 tarikh Masehi. Masyarakat atau suku Aztek Amerika terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang mendiami area tengah Meksiko yang gemar bermain situs judi bola, terutama suku-suku bangsa penutur bhs Nahuatl yang menempati berasal dari satu} besar area Mesoamerika semenjak abad ke-14 sampai abad ke-16. Peradaban Aztek mencetuskan sejumlah negara kota (altepetl). Beberapa di antaranya berhimpun menyusun persekutuan, konfederasi politik, lagipula kekaisaran.

Mengenal Sejarah Suku Aztec

Definisi

Kata aztecatl dan aztecah dengan kata lain “orang-orang berasal dari Aztlan”, yakni area yang dimitoskan sebagai negeri asal berasal dari satu suku bangsa yang tinggal di area tengah Meksiko. Istilah ini dulunya tidak digunakan sebagai endonim oleh masyarakat Aztek tersebut sendiri, namun ada didalam bermacam-macam riwayat migrasi orang Mexica yang mengisahkan tentang tradisi suku-suku bangsa yang bareng bertolak meninggalkan Aztlan. Dalam keliru satu riwayat pengembaraan meninggalkan Aztlan ini diceritakan bahwa dewa pelindung suku Mexica, Huitzilopochtli, bersabda untuk para pengikutnya didalam pengembaraan tersebut bahwa “kini namamu bukan ulang Azteca, anda saat ini mempunyai nama Mexitin (Mexica).

Dalam konteks-konteks lain, arti “Aztek” dapat dengan kata lain semua negara kota itu suku-suku bangsa penghuninya, yang mempunyai tidak sedikit kesamaan peristiwa dan budaya bareng dengan orang Mexica, orang Acolhua, dan pun orang Tepanek, dan yang sering kali pun mengfungsikan bhs Nahuatl sebagai lingua franca.

Kepercayaan Suku Aztec

Suku Aztec mempunyai prosedur dan ritual yang lumayan rumit. Itu diakibatkan oleh kepercayaan mereka terhadap tidak sedikit dewa atau yang dinamakan Politheis. Setiap sukses menaklukkan suatu wilayah, suku Aztec menambahkan seluruh dewa berasal dari tempat taklukan itu ke agama mereka. Suku Aztec mempercayai bahwa pemberian semua dewa guna keberlangsungan hidup mereka butuh imbalan mempunyai sifat pengorbanan.

Sistem Pemerintahan

Peradaban Aztec menganut proses pemerintah feodal bareng dengan kekuatan militer yang tangguh. Kekuasaan tertinggi kemajuan Aztec dalam hal perjudian seperti nova88 saat berada ditangan seorang Raja yang berasal berasal dari techutli atau kelompok bangsawan. Raja populer berasal dari kemajuan Aztek mempunyai nama Montezuma II yang memerintah terhadap 1502-1520 Masehi.

Sosial dan Ekonomi

Peradaban Aztec memiliki struktur sosial yang terdiri berasal dari kelompok bangsawan (techutli), kelompok militer, kelompok rakyat biasa (maceuatli), kelompok rakyat tanpa tanah (thalmaitl), dan kelompok budak (tlatocotin). Bangsa Aztec populer bareng dengan bangsa yang suka berperang. Mereka mempunyai prosedur untuk menjadikan bangsa taklukan sebagai budak. Para budak tersebut dipakai unuk membina kota dan kuil di pusat-pusat kemajuan Aztec. Dalam kitab Abad Besar Manusia Sejarah Sebudayaan Dunia : America Kuno (1987) karya Jonathan Norton Leonard, corak ekonomi berasal dari kemajuan Aztec ialah pertanian dan perdagangan.

No Comments

Tradisi Suku Karen Memanjangkan Leher Dengan Cincin Kuningan

Tradisi Suku Karen

Tradisi Suku Karen – Ketika kalian berkunjung ke negara Thailand , ada satu tempat yang tidak boleh kalian lewatkan yaitu desa tempat tinggal suku Karen. Suku Karen adalah salah satu suku yang tinggal di pedalaman Thailand selain Lahu Shi Bala, Palong, Hmong, Kayaw, Akha, dan Mien.

Suku yang mendiami kawasan Baan Tong Luang yang berada di Chiang Rai ini sebenarnya bukan asli Thailand, melainkan dari Dataran Tinggi Tibet. Mereka akhirnya pindah ke Karen Stater, Myanmar, dan akhirnya menetap di Thailand.

Tradisi Suku Karen , Neck Rig 

Suku ini sangat sering dikunjungi oleh para wisawatan karena tradisi uniknya yaitu “neck rig” , tradisi para perempuan suku Karena yang memanjangkan leher menggunakan tumpukan kawat yang terbuat dari kuningan. Mereka menganggap bahwa semakin panjang leher perempuan , maka semakin cantik pula perempuan itu di mata laki laki.

Tumpukan cincin yang cukup besar di leher perempuan menjadi pemandangan yang tidak asing di tempat ini. Bahkan para perempuan suku ini sudah dipasangi cincin kuningan sejak kecil agar lehernya bisa panjang dengan sempurna.

Uniknya , semakin tua usia perempuan suku Karen , maka cincin kuningan di lehernya pun juga ikut bertambah. Para wanita suku Karen tidak diperbolehkan melepas cincin ini , bahkan saat sedang beraktivitas sekalipun. Cincin yang terdapat di lehernya ini hanya boleh dilepas ketika mereka sudah menikah, melahirkan, atau meninggal.

Cincin kuningan berat yang dipakai perempuan suku Karen jadi semacam “tandu” leher. Cincin ini akan menghancurkan tulang rusuk dan bahu mereka selama bertahun-tahun. Inilah yang memberi ilusi bahwa leher mereka terlihat sangat panjang.

Tradisi ini awalnya bertujuan untuk melindungi diri dari serangan harimau. Sebab di masa lalu , perempuan suku Karen sering dibunuh oleh para harimau. Jadi pemimpin suku Karen memutuskan untuk para perempuan menggunakan cincin leher kuningan demi melindungi mereka dari kepunahan.

Tradisi kemudian berkembang hingga dijadikan sebagai tolak ukur kecantikan seorang perempuan suku Karen. Namun saat ini tak semua perempuan suku Karen Daftar situs judi slot online terpercaya diwajibkan untuk memakai cincin tersebut , melainkan hanya perempuan yang lahir pada waktu tertentu yang ditakdirkan meneruskan tradisi ini.

Biasanya anak perempuan suku Karen mulai memakai cincin leher panjang dari usia 5 atau 6 tahun. Awalnya dimulai dengan 5 buah cincin di leher, kemudian ditambahkan 2 cincin dari tahun ke tahun.

Tidak ada standar jumlah cincin leher maksimum yang bisa mereka pakai, tetapi umumnya hanya bisa mencapai 25 buah cincin.

Ketika memasuki usia 15 tahun , mereka akan memilih apakah mereka akan melanjutkan perpanjangan leher seumur hidup atau berhenti total. Hal ini dikarenakan pada usia itu , tulang rusuk berpotensi rusak dan leher bisa jadi akan terlalu longgar menahan bebannya sendiri.

No Comments

Mengenal Suku Asmat Lebih Dalam

Mengenal Suku Asmat

Indonesia ialah salah satu negara dengan berjuta juta penduduk yang berasal dari ratusan golongan etnik atau suku bangsa dari sebuah berita dari goldenbet88. Beraneka jenis peradaban suku melahirkan kesenian dan kebudayaan yang menjadi ciri khas dari masing masih etnis dan jumlahnya menempuh ratusan pun ribuan. Kebudayaan suku suku di Indonesia sudah banyak diketahui dan menjadi energi tarik bangsa lain untuk mengamati dan pun mempelajarinya. Salah satu suku yang mempunyai kebudayaan familiar ialah suku Asmat yang berasal dari papua yang terang berbeda dengan kebudayaan suku aceh, dan suku suku lainnya di Indonesia.

Mengenal Suku Asmat Lebih Dalam

Suku Asmat berdasarkan wikipedia ialah nama dari sebuah suku terbesar dan paling familiar di antara sekian banyak suku yang ada di Papua, Irian Jaya, Indonesia. Populasi suku asmat Agen Sbobet Terpercaya terbagi menjadi dua ialah mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di komponen pedalaman. Keduanya sungguh-sungguh berbada satu salam lain berhubungan dengan logat, struktur sosial, ritual, dan sistem hidup. Suku asmat banyak mendonasi bermacam-macam jenis kebudayaan papua yang kita ketahui dikala ini.

Mengenal Suku Asmat

Salah satu hal yang familiar dari suku asma ialah keahilan mereka mewujudkan karya seni rupa 3 dimensi ataupun 2 dimensi dari kayu. Hasil ukiran kayu yang diwujudkan oleh suku asmat sungguh-sungguh khas dan unik serta yang menjadi energi tarik luar untuk memperlajari suku asmat lebih dalam. Sebab banyak ukiran dan patung kayu yang diwujudkan mengambarkan sejarah dari suku asmat hal yang demikian. Sebagian kebudayaan suku asmat yang tergambar dalam bermacam-macam metode sosial diantaranya ialah sebagai berikut.

Kepercayaan atau religi
Kepercayaan atau metode religi suku asmat mempercaya bahwa segala keturunan mereka ialah si kecil dewa yang berasal dari dunia ghoib dan berlokasi pada daerah dimana sang surya terbenam petang hari. Mereka menghormati nenek moyang dan mempercayainya berada pada sebuah patung. Dalam mitologi masyarakat asmat, mereka memeprtcayai bahwa nenek moyongnya (Dewa Fumeripits) yang berasal dari dunia mistik hal yang demikian, jaman dulu mendarat di bumi pada tempat pegunungan.

Dalam Kehidupan sehari – hari, suku asmat meyakini adanya 3 klasifikasi roh yang ada disekitra lingkungan hidup manusia. Ketiga roh hal yang demikian ialah Yi-ow (roh yang bersifat bagus), Osbopan (roh jahat penghuni sesuatu) dan Dambin (roh jahat yang mati konyol). Secara agama, suku asmat dikala ini ada yang sudah memeluk agama katholik, protestan, dan animisme.

Upacara adat
Sebagaimana kebudayaan suku dayak dan bermacam-macam jenis suku suku di Indonesia, suku asmat juga mempunyai upacara adat yang dialamatkan dengan maksut serta keperluan tertentu. Sebagian upacara yang cukup familiar dan menjadi ciri khas dari suku asmat diantaranya ialah :

Ritual kematian, sebuah upacara adat yang dialamatkan untuk mengatar mereka yang sudah mati kembali ke alam roh. Suku asmat percaya bahwa roh orang yang mati masih akan berada pada lingkungan rumah khususnya yang dibuatkan patung mbisnya. Dalam ritual kematian ini, suku asmat akan menghanyutkan mayat mereka yang meninggal kesungai.
Upacara Mbismbu (pembuat tiang), upacara mbis ialah upacara yang sungguh-sungguh sakral berhubungan dengan pembuatan ukiran patung mbis. Upacara slot88 ini dulunya dilaksanakan untuk memperingati saudara yang sudah mati dan terbunuh dan kematian itu mesti lantas dibalas dengan membunuh pelakunya.
Upacara Tsyimbu (pembuatan dan pengukuhan perahu lesung), tiap 5 tahun sekali suku asmat akan membikin perahu perahu yang dalam pelaksanaan pembautan dan pengukuhannya dilaksanakan upacara adat tsyimbu hal yang demikian. Perahu lesung suku asmat ialah salah satu model seni kultur indonesia yang ada di masyarakat asmat.
Upacara Yentpokmbu (pembuatan dan pengukuhan rumah yew atau rumah bujang), suku asmat mempunyai dua buah rumah ialah rumah keluarga dan rumah bujang yang difungsikan untu aktivitas tertentu. Dalam pelaksanaan pembuatan dan pengukuhannya dibutuhkan sebuah upacara yang disebut yentpokmbu.

No Comments

Sejarah Suku Baduy Di Indonesia

Suku Baduy

Suku Baduy – Provinsi Banten tenar dengan banyaknya obyek liburan. Mulai dari liburan alam sampai liburan religi ada di provinsi ini. Berdialog seputar kekayaan tradisi, provinsi ini malahan tak keok kekayaan tradisinya.

Mungkin kau kerap kali mendengar suku Baduy berbeda dengan suku asmat. Sebuah suku yang hidup di pedalaman Banten, hidup secara terisolasi dari dunia luar. Mereka hidup secara simpel dan menyatu dengan alam. Alam yang masih natural dan tradisi yang ditawarkan oleh kampung suku Badui menjadi tenaga tarik liburan tersendiri bagi tempat ini.

Read More

No Comments

Suku Asmat, Suku Titisan Dewa ?

Suku Asmat, Suku Titisan Dewa

Suku Asmat, Suku Titisan Dewa? Pada jaman dahulu kala, satu Dewa bernama Fumeripitsy turun ke bumi. Ia menjelajahi bumi serta memulai petualangannya dari ufuk barat si surya terbenam. Dalam petualangannya, Matahari Dewa mesti berhadapan dengan seekor buaya raksasa serta menumbangkannya. Walaupun menang, si Dewa terluka parah serta terdampar di suatu tepian sungai.

Dengan kekuatan si Dewa berupaya bertahan hingga walhasil ia bersua seekor burung Flaminggo yang berhati mulia serta menjaga Matahari Dewa hingga pulih dari lukanya. Ia sembuh, si Dewa tinggal di kawasan perihal yang demikian serta membikin suatu rumah dan mengukir 2 buah arca yang amat menawan.

Read More

No Comments

Tradisi Mistis Suku di Indonesia

Tradisi Mistis Suku di Indonesia

Bisa dikatakan Indonesia adalah dsalasalah satu negara yang kaya akan suku dan memiliki banyak pulau. Nah, ini tentunya adalah sebuah kekayaan budaya yang sangat di jaga di Indonesia. Pastinya, setiap suku di Indonesia ini memiliki adat dan tradisi yang beragam. Meskipun demikian, semua keberagamaan tersebut bisa hidup rukun dan damai. 

Jika berbicara tradisi dan adat tentu menyinggung hal-hal berbau mistis. Hal-hal berbau mistis ini tentu membuat sebagian nalar orang antar percaya atau tidak. Hal ini karena Indonesia sendiri sudah hidup di zaman modern dan tentu saja sudah mengikuti kemajuan teknologi. Contohnya saja memanfaatkan smartphone untuk mencari uang dari judi slot online atau melakukan perdagangan di online shop. Nah, mungkin suku pedalaman di Indonesia masih ketinggalan dan belum mengikuti teknologi. Adapun beberapa adat atau tradisi dari beberapa suku di Indonesia tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

Suku Asmat di Papua

Salah satu suku di Papua yang paling terkenal ialah Asmat. Suku ini dikenal sebab seni ukirnya yang eksotis. Namun tidak saja seni ukir, Asmat pun dikenal sebagai salah suku yang maih punya tradisi powerful dalam urusan mistis.

Suku Asmat masih percaya bakal adanya kekuatan-kekuatan magis yang kebanyakan ialah dalam format tabu atau larangan-larangan tertentu. Dalam kehidupan suku Asmat, tidak sedikit hal -hal yang pantang dilaksanakan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari, laksana dalam hal pendataan bahan makanan laksana sagu, penangkapan ikan, dan pemburuan binatang.

Dengan memegang teguh aturan-aturan kebijaksanaan lokal tersebut, orang suku Asmat lantas sangat kental dengan dunia magis. Kekuatan magis yang seringkali dimiliki tetua suku ini pun dapat dipakai untuk mengejar barang yang hilang, barang curian atau pun mengindikasikan si pencuri barang tersebut.

Dalam keyakinan suku Asmat, kekuatan magis ini juga dapat digunakan guna menguasai alam dan menyebabkan angin, halilintar, hujan, dan topan.

Suku Dayak di Kalimantan

Kalimatan tidak melulu terkenal dengan hutannya yang rimbun. Suku pribumi Kalimantan, dayak pun terkenal kaya akan kebiasaan dan tradisi uniknya.

Seperti halnya suku-suku di pedalaman, Dayak pun terkenal dengan ilmu mistis yang lumayan kuat. Bahkan kekuatan gaib atau mistis tersebut telah menjadi di antara kekuatan mereka.

Kekuatan mistis tersebut juga dapat dilihat pada alat-alat pertempuran seperti penyang, mandau, lunju dan sipet. Bahkan guna memikat lawan jenis mereka dapat menggunakan ilmu mistis.

Suku Dayak di Kalimantan pun menghormati tetua adat atau suku yang diandalkan memiliki keunggulan soal dunia metafisika. Ilmu kebal, mandau terbang sampai pelet bulu perindu daftar klikwin88 datangnya dari Kalimantan dan sampai kini masih kesohor.

No Comments

Tradisi Unik Suku Minahasa di Manado

Tradisi Unik Suku Minahasa di Manado

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak sekali suku dengan kebudayaan beragam. Tentunya dari Sabang sampai Merauke, di Indonesia sangat kaya akan suku yang jumlahnya mencapai 1.340. Kebudayaan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia inipun dari turun temurun dan masih dilestarikan agar tetap terjaga.

Berikut ini saya akan membahas tentang tradisi unik dari suku Minahasa yang ada di Manado, Sulawesi Utara, yang terletak pada bagian Timur Nusantara. Untuk anda yang penasaran dengan adat dan kebiasaan kemajemukan dari suku Minahasa yang unik.

Tentu saja selain kuliner dan wisatanya yang sangat https://sbobet.capital/ membuat orang orang kagum, tradisinya yang unik juga perlu untuk kita simak selengkapnya hanya disini sobat.

Sederet Tradisi Unik Dari Suku Minahasa di Manado

1. Tradisi Waruga

Waruga adalah tradisi pemakaman dari suku Minahasa. Waruga juga sendiripun tergolong dari 2 kata yaitu Waru berserta Ruga. Yang dimana, Waru yang bisa didefinisikan sebagai rumah dan juga Ruga artinya badan.

Jadi, apabila disebut Waruga merupakan tempat badan yang dimana roh dari badan telah kembali pada Sang Pencipta. Menurut keterangan oleh masyarakat setempat, bahwa mayat yang telah dimakamkan di dalam Waruga tersebut. Setelah itu, akan berubah dengan sendiri menjadi abu secara alami tanpa terdapatnya proses dikremasi.

Sampai sekarang suku Minahasa pun masih menjalankan tradisi Waruga, dalam tradisi ini jenazah akan dihadapkan ke bagian utara. Hal ini bertujuan untuk memberikan simbolik bahwa nenek moyang Suku Minahasa ini awalnya berasal dari bagian Utara. Selanjutnya, jenazah dikubur ke dalam sebuah bangunan batu yang dinamai dengan Waruga.

2. Mupuk Im Bene

Di Manado juga terdapat tradisi Mupuk Im Bene yang dilaksanakan sebagai bentuk cara untuk mensyukuri hasil panen besar kepada Sang Pencipta. Mupuk Im Bene adalah sebuah upacara dengan prosesi yang juga diikuti oleh para penduduk desa.

Jadi, disaat upacara Mupuk Im Bene yang satu ini login sbobet mobile sudah menjadi tradisi turun menurun dari nenek moyang ini masyarakat desa pun berkumpul pada suatu lapangan atau gereja bersama membawakan hasil panen juga. Wah, tentunya sangat unik ya sobat untuk upacara Mupuk Im Bene juga hampir sama dengan tradisi yang ada di beberapa daerah di Indonesia pada saat musim panen.

No Comments